Friday, September 11, 2009

Tazkirah Ramadhan 6: Lailatul Qadr

Tazkirah ini dipetik daripada sesi tazkirah harian sempena Ramadhan di
Al Rajhi Bank pada 11 September 2009 / 21 Ramadhan 1430H

---
The month of Ramadhan has been singled out for special worship (Ibadat) and exclusive favours. It is a month unlike other months. One reason for this, as defined by the Qur´an, is because the Holy Qur´an was revealed in this month.

Says Allah in Surah al-Baqarah: "The month of Ramadhan, that in which the Qur´an was sent down; a guidance for mankind, and clear signs of guidance and distinction" (2:185). In fact, according to a hadith of the 6th Imam, the other holy books were also revealed in this month.

Among the nights of Ramadhan is one special night, which is better than a thousand months. Good deeds performed on that single night are equal to those performed over a thousand months. It is the Night of Power (Lailatul Qadr), when the Qur´an was revealed.

Some commentators believe it was the night when the Qur´an was brought down from Baitul Ma´mur (Heavenly abode), for Jibrael to reveal in parts to the Prophet. Others say it was the night when the Prophet received the entire Qur´an, but was asked to transmit it as and when the occasion demanded.

Lailatul Qadr is a celebration to commemorate the arrival of the final guidance for humans. It is a tribute to the commencement of the message revealed to mankind by their Creator, a message which shows them the way to achieve happiness in both the worlds.

Just as the arrival of a child is celebrated, on its birth and then every year, as a bringer of joy and fulfilment for the family, Lailatul Qadr is celebrated as a bringer of light and guidance for mankind. Unlike the birthday which is celebrated with a feast for the senses, Lailatul Qadr includes a feast for the spirit, a feast of worship and prayers.

Some hadiths indicate that the fate of every believer for the coming year is decreed on this night. That is why the Du`as for this night ask for special favours in the decree for the year. Believers are encouraged to stay awake the entire night, and pray for blessings and forgiveness. It is the holiest night of the year, and it would be unwise to be heedless of the tremendous benefits of this night.

Thursday, September 10, 2009

Eid Fitri is near

Ramadhan is almost come to an end as today it is already 20th Ramadhan. It is said that Lailatul Qadar will be somewhere on the last 10 days of the month. Let’s do more and more ibadah towards Allah as there is no assurance that we will able to meet Ramadhan next year.

I wish to all readers forth-coming Eid’ Fitri. Above is an ecard from me (design courtesy from Al Rajhi Bank)

Hope to see you again Ramadhan..

Wednesday, September 9, 2009

09.09.09

What is the significant of today's date 9th September 2009? 09.09.09 which is 999. Its Malaysian police or emergency number! Coincidentally, 3 things related to 999 happened to me:

1) Morning: I stuck in a terrible traffic jam caused by policemen close the ONLY exit junction from Lestari Perdana to Equine park. Took 2 hours just to reach Putrajaya.. Argh

2) Afternoon: I accompany wifey on her monthly antenatal checkup at Putrajaya Medical Centre. Going here requires a lot (I mean A LOT) of patient as it took half of your day just to wait for the queue.

3) Evening: Just after we went back from the Medical Centre, wifey had an abdominal pain which later then took her to the emergency at Serdang Hospital for a checkup. Ending up break-fasting at the hospital cafe. Anyway, she's fine.. Alhamdulillah.

What a day..

Tazkirah Ramadhan 5: Perbanyakkan Doa'

Tazkirah ini dipetik daripada sesi tazkirah harian sempena Ramadhan di
Al Rajhi Bank pada 9 September 2009 / 19 Ramadhan 1430H

---
Allah berfirman yang bermaksud: "Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) mengenai Aku, maka beritahulah kepada mereka; sesungguhnya Aku sentiasa hampir kepada mereka. Aku perkenankan permohonan orang yang berdoa, apabila dia berdoa kepadaKu (dengan cara yang betul). Maka hendaklah mereka menyahut seruanKu dan beriman kepadaKu, supaya mereka sentiasa menerima petunjuk." Al-Baqarah, ayat 186.

Allah memperkenankan doa hambaNya dengan tiga cara.

1. Perkenankan permintaannya dengan segera
2. Dibalas dalam bentuk lain pada hari Akhirat
3. Diperkenankan dalam bentuk lain di dunia, iaitu Allah menjauhkan keburukan daripada hamba yang berdoa

Waktu mustajab doa:

1. 1/3 akhir setiap malam
2. Sebelum berbuka puasa
3. Setiap selepas solat fardhu
4. Seketika pada hari Jumaat
5. Antara azan dan iqamah
6. Ketika sujud dalam solat
7. Sebelum memberi salam, ketika tahiyyat akhir
8. Sewaktu hujan
9. Malam lailatul qadr
10. Ketika wuquf di Arafah

Monday, September 7, 2009

Tazkirah Ramadhan 4: Jalan Menuju Taubat

Tazkirah ini dipetik daripada sesi tazkirah harian sempena Ramadhan di
Al Rajhi Bank pada 7 September 2009 / 17 Ramadhan 1430H

---
  1. Mengetahui hakikat taubat. Hakikat taubat adalah: Menyesal, meninggalkan kemaksiatan tersebut dan berazam untuk tidak mengulanginya lagi. Sahal bin Abdillah berkata: "Tanda-tanda orang yang bertaubat adalah: Dosanya telah menyibukkan dia dari makan dan minum-nya. Seperti kisah tiga sahabat yang tertinggal perang".
  2. Merasakan akibat dosa yang dilakukan. Ulama salaf berkata: "Sungguh ketika saya maksiat pada Allah, saya bisa melihat akibat dari maksiat saya itu pada kuda dan istri saya".
  3. Menghindar dari lingkungan yang jelek. Seperti dalam kisah seorang yang membunuh 100 orang. Gurunya berkata: "Pergilah ke negeri sana … sesungguhnya disana ada orang-orang yang menyembah Allah dengan baik, maka sembahlah Allah disana bersama mereka dan janganlah kamu kembali ke negerimu, karena negerimu adalah negeri yang jelek."
  4. Membaca Al-Qur’an dan mentadabburinya.
  5. Berdoa. Allah berfirman mengkisahkan Nabi Ibrahim: "Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang". Al-Maraghi berkata: "Yang dimaksudkan dengan "terimalah taubat kami" adalah: "Bantulah kami untuk bertaubat agar kami bisa bertaubat dan kembali kepada-Mu."
  6. Mengetahui keagungan Allah yang Maha Pencipta. Para ulama salaf berkata: "Janganlah engkau melihat akan kecilnya maksiat, tapi lihatlah keagungan yang engkau durhakai."
  7. Mengingat mati dan kejadiannya yang tiba-tiba.
  8. Mempelajari ayat-ayat dan hadis-hadis yang menakuti orang-orang yang berdosa.
  9. Membaca sejarah orang-orang yang bertaubat
Sumber: http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/msg04963.html

Thursday, September 3, 2009

Good morning KL

As I walk to the office this morning.. I saw this beautiful scene of sunrise shining on the two towers of KLCC.

Which also reminds me on last Tuesday. A french men named Alain Robert, went up and climbed to the top of the tower (I mean the very top -- and standing live on top of the pole). Heard that he was caught by police and later released with a fined MYR 2,000.00.

The weird thing is, this dude managed to pass the security and went scaling to the top. I mean, his attempt on 2007 ends halfway being caught. This time he made it to the top before getting arrested.. what a guy :P

picture taken from malaysiakini

My old post








I remember those days before using blogger. I used multiply as it enables me to share lots of things such as photo, songs and of course.. blog.


Anyways, after it has been blocked by my previous company.. I was not able to update more frequently as now thus leaving it unattended for so long..

If you guys wishes to see whats inside, here is the address:
http://zubir2k.multiply.com/

zubirjamal.com

As you may noticed, the address of this blog has changed to http://blog.zubirjamal.com

Intentionally, I place this blog as subdomain instead of becoming main. Planned on subscribing hosting afterwards.. probably later.

Still exploring on setting up domain names.. kinda n00b on this stuff. Wish me luck :p

Wednesday, September 2, 2009

'Plagiat kah aku?





Baru² ni aku dapat message kat shoutbox from someone claimed as 'hero'. Well, katenye aku ni 'plagiat' (make copies from other blog).

What really matters is.. antara sebab aku bukak blog ni:

1. Aku nak tulis whatever yang aku rase nak tulis
2. Nak share ape² je artikel yang aku jumpe yang aku rase best utk disharekan

And of course, aku akan letak sumbernye.. setidak²nya ade bagitau kat mane datangnye tulisan tu.

Anyway, its up to you guys on how you would think of this blog.
Takde mase aku nak layan karenah nye especially yang jenis takde budi bahase.

Haha.. sekian

Tazkirah Ramadhan 3: Pesan roh kepada manusia

Tazkirah ini dipetik daripada sesi tazkirah harian sempena Ramadhan di
Al Rajhi Bank pada 1 September 2009 / 11 Ramadhan 1430H

---
Pesan Roh Kepada Manusia

Apabila roh keluar dari jasad, ia akan berkata-kata dan seluruh isi alam sama ada di langit atau bumi akan mendengarnya kecuali jin dan manusia. Apabila mayat dimandikan, lalu roh berkata : "Wahai orang yang memandikan, aku minta kepadamu kerana Allah untuk melepaskan pakaianku dengan perlahan-lahan sebab pada saat ini aku beristirahat daripada seretan malaikat maut". Selepas itu, mayat pula bersuara sambil merayu : "Wahai orang yang memandikan, janganlah engkau menuangkan airmu dalam keadaan panas. Begitu juga jangan menuangnya dengan air yang dingin kerana tubuhku terbakar apabila terlepasnya roh dari tubuh".

Apabila dimandikan, roh sekali lagi merayu :"Demi Allah, wahai orang yang memandikan jangan engkau menggosok aku dengan kuat sebab tubuhku luka-luka dengan keluarnya roh" . Setelah dimandi dan dikafankan, telapak kaki mayat diikat dan ia pun memanggil-manggil dan berpesan lagi supaya jangan diikat terlalu kuat serta mengafani kepalanya kerana ingin melihat wajahnya sendiri, anak-anak, isteri atau suami buat kali terakhir kerana tidak dapat melihat lagi sampai Hari Kiamat.

Sebaik keluar dari rumah lalu ia berpesan : "Demi Allah, wahai jemaahku, aku telah meniggalkan isteriku menjadi Balu. Maka janganlah kamu menyakitinya. Anak-anakku telah menjadi yatim dan janganlah kalian Menyakiti mereka. Sesungguhnya pada hari itu aku telah keluar dari rumahku dan aku tidak akan dapat kembali kepada mereka buat selama-lamanya" . Sesudah mayat diletakkan pada pengusung, sekali lagi diserunya kepada jemaah supaya jangan mempercepatkan mayatnya ke kubur selagi belum mendengar suara anak-anak dan sanak saudara buat kali terakhir.

Sesudah dibawa dan melangkah sebanyak tiga langkah dari rumah, roh pula berpesan: " Wahai Kekasihku, wahai saudaraku dan wahai anak-anakku, jangan kamu diperdaya dunia sebagaimana ia memperdayakan aku dan janganlah kamu lalai ketika ini sebagaimana ia melalaikan aku". "Sesungguhnya aku tinggalkan apa yang aku telah aku kumpulkan untuk warisku dan sedikitpun mereka tidak mahu menanggung kesalahanku". "Adapun didunia, Allah menghisab aku, padahal kamu berasa senang dengan keduniaan. Dan mereka juga tidak mahu mendoakan aku".

Ada satu riwayat drp Abi Qalabah mengenai mimpi beliau yang melihat kubur pecah. Lalu mayat-mayat itu keluar dari duduk di tepi kubur masing-masing. Bagaimanapun tidak seorang pun ada tanda-tanda memperolehi nur di muka mereka. Dalam mimpi itu, Abi Qalabah dapat melihat jirannya juga dalam keadaan yang sama. Lalu dia bertanya kepada mayat jirannya mengenai ketiadaan nur itu. Maka mayat itu menjawab: "Sesungguhnya bagi mereka yang memperolehi nur adalah kerana petunjuk drpd anak-anak dan teman-teman. Sebaliknya aku mempunyai anak-anak yang tidak soleh dan tidak pernah mendoakan aku".

Setelah mendengar jawapan mayat itu, Abi Qalabah pun terjaga. Pada malam itu juga dia memanggil anak jirannya dan menceritakan apa yang dilihatnya dalam mimpi mengenai bapa mereka. Mendengar keadaan itu, anak-anak jiran itu berjanji di hadapan Abi Qalabah akan mendoa dan bersedekah untuk bapanya. Seterusnya tidak lama selepas itu, Abi Qalabah sekali lagi bermimpi melihat jirannya. Bagaimanapun kali ini jirannya sudah ada nur dimukanya dan kelihatan lebih terang daripada matahari.

Baginda Rasullullah S.A.W berkata:
Apabila telah sampai ajal seseorang itu maka akan masuklah satu kumpulan malaikat ke dalam lubang-lubang kecil dalam badan dan kemudian mereka menarik rohnya melalui kedua-dua telapak kakinya sehingga sampai kelutut.. Setelah itu datang pula sekumpulan malaikat yang lain masuk menarik roh dari lutut hingga sampai ke perut dan kemudiannya mereka keluar. Datang lagi satu kumpulan malaikat yang lain masuk dan menarik rohnya dari perut hingga sampai ke dada dan kemudiannya mereka keluar.Dan akhir sekali datang lagi satu kumpulan malaikat masuk dan menarik roh dari dadanya hingga sampai ke kerongkong dan itulah yang dikatakan saat nazak orang itu."

Sambung Rasullullah S.A.W. lagi:
"Kalau orang yang nazak itu orang yang beriman, maka malaikat Jibrail A.S. akan menebarkan sayapnya yang di sebelah kanan sehingga orang yang nazak itu dapat melihat kedudukannya di syurga. Apabila orang yang beriman itu melihat syurga, maka dia akan lupa kepada orang yang berada di sekelilinginya. Ini adalah kerana sangat rindunya pada syurga dan melihat terus pandangannya kepada sayap Jibrail A.S. "Kalau orang yang nazak itu orang munafik, maka Jibrail A.S. akan menebarkan sayap di sebelahkiri. Maka orang yang nazak tu dapat melihat kedudukannya di neraka dan dalam masa itu orang itu tidak lagi melihat orang di sekelilinginya. Ini adalah kerana terlalu takutnya apabila melihat neraka yang akan menjadi tempat tinggalnya.

Dari sebuah hadis bahawa apabila Allah S.W.T. menghendaki seorang mukmin itu dicabut nyawanya maka datanglah malaikat maut. Apabila malaikat maut hendak mencabut roh orang mukmin itu dari arah mulut maka keluarlah zikir dari mulut orang mukmin itu dengan berkata: "Tidak ada jalan bagimu mencabut rohorang ini melalui jalan ini kerana orang ini sentiasa menjadikan lidahnya berzikir kepada Allah S.W.T." Setelah malaikat maut mendengar penjelasan itu, maka dia pun kembali kepada AllahS.W.T.dan menjelaskan apa yang diucapkan oleh lidah orang mukmin itu.

Lalu Allah S.W.T. berfirman yang bermaksud: "Wahai malaikat maut, kamu cabutlah ruhnya dari arah lain." Sebaik saja malaikat maut mendapat perintah Allah S..W.T . maka malaikat maut pun cuba mencabut roh orang mukmin dari arah tangan. Tapi keluarlah sedekah dari arah tangan orang mukmin itu, keluarlah usapan kepala anak-anak yatim dan keluar penulisan ilmu. Maka berkata tangan: Tidak ada jalan bagimu untuk mencabut roh orang mukmin dariarah ini, tangan ini telah mengeluarkan sedekah,tangan ini mengusap kepala anak-anak yatim dan tangan ini menulis ilmu pengetahuan." Oleh kerana malaikat maut gagal untuk mencabut roh orang mukmin dari arah tangan maka malaikat maut cuba pula dari arah kaki. Malangnya malaikat maut juga gagal melakukan sebab kaki berkata: Tidak ada jalan bagimu dari arah ini Kerana kaki ini sentiasa berjalan berulang alik mengerjakan solat dengan berjemaah dan kaki ini juga berjalan enghadiri majlis-majli! s ilmu." Apabila gagal malaikat maut,mencabut roh orang mukmin dari arah kaki, maka malaikat maut cuba pula dari arah telinga. Sebaik saja malaikat maut menghampiri telinga maka telinga pun berkata: "Tidak ada jalan bagimu dari arah ini kerana telinga ini sentiasa mendengar bacaan Al-Quran dan zikir." Akhir sekali malaikat maut cuba mencabut orang mukmin dari arah mata tetapi baru saja hendak menghampiri mata maka berkata mata: "Tidak ada jalan bagimu dari arah ini sebab mata ini sentiasa melihat beberapa mushaf dan kitab-kitab dan mata ini sentiasa menangis kerana takutkan Allah." Setelah gagal maka malaikat maut kembali kepada Allah S.W.T. Kemudian AllahS.W.T. berfirman yang bermaksud:"Wahai malaikatKu, tulis AsmaKu ditelapak tanganmu dan tunjukkan kepada roh orang yang beriman itu." Sebaik saja mendapat perintah AllahS.W.T. maka malaikat maut menghampiri roh orang itu dan menunjukkan AsmaAllah S.W.T. Sebaik saja melihat Asma Allah dan cintanya kepada AllahS.W.T maka keluarl! ah roh tersebut dari arah m ulut dengan tenang.

Abu Bakar R.A. telah ditanya tentang kemana roh pergi setelah ia keluar dari jasad. Maka berkata Abu Bakar R.A: "Roh itu menuju ketujuh tempat:-

1. Roh para Nabi dan utusan menuju ke Syurga Adnin.

2. Roh para ulama menuju ke Syurga Firdaus.

3. Roh mereka yang berbahagia menuju ke Syurga Illiyyina.

4. Roh para shuhada berterbangan seperti burung di syurga mengikut kehendak mereka.

5.Roh para mukmin yang berdosa akan tergantung di udara tidak di bumi dan tidak di langit sampai hari kiamat.

6. Roh anak-anak orang yang beriman akan berada di gunung dari minyak misik.

7.Roh orang-orang kafir akan berada dalam neraka Sijjin,mereka diseksa berserta jasadnya hingga sampai hari Kiamat."

Telah bersabda Rasullullah S.A.W: Tiga kelompok manusia yang akan dijabat tangannya oleh para malaikat pada hari mereka keluar dari kuburnya:-

1. Orang-orang yang mati syahid.

2. Orang-orang yang mengerjakan solat malam dalam bulan ramadhan.

3. Orang berpuasa di hari Arafah.

Sekian untuk ingatan kita bersama.

Tuesday, September 1, 2009

merdeka! merdeka!

I spent the long merdeka weekends at my in-laws. Well, my in-laws invited us to attend tahlil arwah including my wife auntie & uncle. They've also arranged a small gathering for buka puasa too.

It starts by performing tahlil after Asar at the muslim cemetery somewhere at Kg Sanggang, Temerloh. All of us gathered and it was quite a crowd compared to last year.

Well this was on 30 August. I guess the title is a bit misleading eh?
Anyway, we celebrated merdeka at home :)